Muammar Khadafi Berhasil Digulingkan

23 Oktober 2011

KEMATIAN mantan penguasa Libya, Muammar Khadafi telah memasuki hari ke-3 setelah tewas dalam serangan Dewan Transisi Nasional Libya (NTC), pada Kamis 20 Oktober 2011 lalu. Dalam penyerbuan tentara NTC di kota Sirte itu, Khadafi tertembak di bagian kepala dan kedua kakinya.

Tewasnya lelaki yang kerap dikenal sebagai pemimpin yang arogan hingga disebut sebagai “anjing gila dari Timur Tengah” oleh seterunya Presiden AS Ronald Reagan ini seolah membuktikan ucapannya; tak akan menyerah dan memilih mati di tanah airnya sendiri.

Pemimpin Libya 42 tahun itu tewas mengenaskan, video detik-detik kematiannya pun beredar telah di internet dan dapat dilihat dengan menelusuri situs berbagi video Youtube.

Malahan jasad Khadafi menjadi tontonan warga, siapapun boleh melihat, termasuk wanita dan anak-anak. Jenasah Khadafi yang terbujur kaku tanpa mengenakan baju dan hanya berbalut celana panjang khaki dan terbaring di kasur, seolah atraksi terbaru yang dipamerkan bak trofi kemenangan.

Luka-luka di tubuh Khadafi menjadi bukti adanya perlawanan hingga titik darah penghabisan. Terdapat luka tembakan peluru di bagian kiri kepalanya. Sedangkan sisa darah di dadanya menunjukkan luka tembakan dari jarak dekat, seperti dilansir metrotvnews.com dan inilah.com.

Khadafi yang bernama lengkap Muammar Abu Minyar al-Qaddafi (dalam bahasa Arab; Mu'ammar al-Qadhdhafi) dan populer dengan sebutan Gaddafi atau Khadafi ini adalah penguasa otokratis de facto Libya yang berkuasa sejak 1969 sampai 2011, setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer. Sebagai hasil dari perang saudara Libya terbentuklah Dewan Transisi Nasional (NTC). Kekuasaan Gaddafi semakin tergerus dengan pengakuan domestik dan internasional terhadap NTC.

Di awal kekuasaannya, Khadafi menghapuskan Konstitusi Libya pada 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi politiknya. Kekuasaannya yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak 1900 dan terlama sebagai pemimpin penguasa Arab. Khadafi yang menyebut dirinya sebagai 'the Brother Leader', 'Guide of the Revolution', dan 'King of Kings (Raja segala raja) ini lahir di Surt, Tripolitania, 7 Juni 1942.

Kehidupan Khadafi memang tak pernah lepas dari kontraversi, selain gigih melawan kebijakan Amerika di Timur Tengah, hal lain yang dianggap cukup membingungkan darinya adalah cara penyebutan namanya. Sampai sekarang, media-media massa internasional masih memberikan nama yang beragam untuknya.

Wartawan The Christian Science Monitor, Eoin O'Carroll pernah meriset sejumlah media yang menulis nama berbeda bagi Khadafy, misalnya Departemen Luar Negeri Amerika menulis nama Qadhafi, kantor berita Associated Press dan MSNBC menulis Ghadafi. Sementara Reuters dan BBC, media asal Inggris ini mengeja Gaddafi. Lain lagi dengan surat kabar The Los Angeles Times yang menulis Kadafi, koran The Chirstian Science Monitor dan The New York Times menulis Qaddafi, sedangkan The New York Daily News menulis Khadafy.

Pada 1986, Khadafi sendiri menggunakan ejaan Moammar El-Gadhafi untuk menyebut namanya. Menurut situs resminya, Khadafi lebih menyukai ejaan Muammar Gadafi, meski di situs web yang sama juga ada ejaan alternatif, al-Gathafi.

Sedangkan dalam website ensiklopedia bebas Wikipedia disebutkan kalau nama Khadafi memang telah dialihaksarakan dalam beberapa cara, di antaranya; Qaddafi atau Muammar yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris, Al-Gathafi, Muammar, al-Qadhafi, Muammar, Al Qathafi, Mu'ammar, Al Qathafi, Muammar.

Ada juga yang menyebutnya; El Gaddafi, Moamar, El Kadhafi, Moammar, El Kazzafi, Moamer, El Qathafi, Mu'Ammar, Gadafi, Muammar, Gaddafi, Moamar, Gadhafi, Mo'ammar, Gathafi, Muammar, Ghadafi, Muammar, Ghaddafi, Muammar, Ghaddafy, Muammar, Gheddafi, Muammar, Gheddafi, Muhammar, Kadaffi, Momar, Kad'afi, Kadhafi, Mouammar, Kazzafi, Moammar, Khadafy, Moammar, Khaddafi dan masih banyak lagi sebutan lainnya.

Karena kontraversi itu, Majalah Time kemudian menyebut Khadafi disebut sebagai salah satu dari 15 diktator terbesar yang berhasil digulingkan. | **

3 Komentar:

  1. Ishaq Rahman mengatakan...:

    Sekarang kematiannya malah jadi kontroversi, karena kekerasan tentara oposisi yang sangat tidak manusiawi. Konon, Khadafi sempat disodomi dengan bayonet sebelum ditembak.

  1. Yusuf Fikri mengatakan...:

    Waaaw, Fotonya napa serem banget.? Tapi ini tidak menjamin Libya bisa keluar dari masalah Krisis mereka.

Posting Komentar

 
IHSYAH blogwork | lihat juga BLOGSPOTISME