Menonton (Lagi) Film Pengkhianatan G30S/PKI

30 September 2011

penghianatan g30s pkiAPA yang kamu pikirkan saat 30 September tiba?

Menurut wikipedia, 30 September adalah saat Perancis dan Spanyol mengalahkan kerajaan Sardinia (1744) dan 30 September merupakan saat Madagaskar menjadi wilayah protektorat Perancis (1895).

Namun, ada satu peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 30 September yang selalu tersimpan dalam ingatan bangsa Indonesia, yakni terjadinya Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) atau G-30S/PKI atau disebut juga Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) pada tahun 1965.

Jika mengingat peristiwa G-30S/PKI, maka akan teringat kalimat; "Darah itu merah Jenderal!" Kalimat ini populer dalam film Pengkhianatan G30S/PKI yang dirilis tahun 1984 dan dulu selalu diputar di televisi setiap malam 30 September.

Dalam film ini suasana malam mencekam diterjemahkan dengan sangat baik. Teriakan, rintihan, suara laras sepatu dan laras senapan bahkan darah begitu terasa. Karenanya film ini tetap dikenang dan mengendap dalam ingatan kolektif bangsa Indonesia.

Dialog lain yang populer dalam film ini dan terus diingat hingga kini, ialah; Jawa adalah kunci, hari H dan djam D. Juga kalimat; Penderitaan itu pedih jenderal! Sekarang coba rasakan sayatan silet ini. Juga pedih! atau Teken, jenderal. Teken! Film semakin seram saat relawan PKI bernyanyi lagu "Genjer-genjer" sambil menari dan berteriak "Bunuh! Bunuh!"

Selain suasana malam dan dialog yang populer, film ini juga berhasil menghadirkan gambar-gambar yang mampu meneror dan menghantui hingga kini. Siapa yang bisa lupa adegan saat Al Quran dicelurit PKI, rapat-rapat gelap PKI yang penuh asap rokok, anak DI Pandjaitan yang merengkuh darah ayahnya lalu membasuh ke wajahnya.

Lewat film ini, sutradara Arifin C Noer berkali-kali memenangkan Piala Citra untuk penulisan skenario. Karenanya menjadi tak terbantahkan kalau film ini menjadi "Film terbesar yang tak mungkin terulang lagi!" sesuai kalimat yang tertara di posternya.

Sekarang film ini sudah jarang diputar di televisi, namun jika ingin kembali menontonnya bisa lewat situs berbagi video Youtube, diantaranya melalui link: http://www.youtube.com/watch?v=CyVpfXcrnXQ | rangkuman berbagai sumber

1 Komentar:

  1. pustaka sekolah mengatakan...:

    Sebuah film yg sampai saat ini masih menguasai dan menghiptonis sbgian rakyat Indonesia dengan aktingnya yg meyakinkan, seakan2 dalam film itu adalah fakta.. :-)

Posting Komentar

 
IHSYAH blogwork | lihat juga BLOGSPOTISME