Memotret Itu Mudah! (Bagian 1)

3 Desember 2006

PADA sekitar tahun 1862, seniman Perancis Paul Delaroche berujar; “Mulai saat ini melukis tamat sudah riwayatnya.” Pernyataan ini pun mengundang kecemburuan para seniman lukis. Menurut Delaroche, fotografi dan seni lukis sama-sama merekam obyek lewat mata yang lantas diproses menjadi gagasan.

memotret

Sesudah masa itu, fotografi terus saja dikembangkan. Bukan hanya kreativitas para fotografernya, namun juga dalam pengembangan teknologinya. Dan pada satu kurun waktu tertentu, perkembangan fotografi menyebabkan para perupa menjadi keder.

Di Amerika, menjelang 1970 lahir gaya seni lukis yang disebut photorealism atau realisme foto. Sebuah aliran fotografi yang mengeksplotasi subjek secara realis. Bahkan melukis secara super-realistis-fotografis. Sejak masa itu, seni fotografi terus eksis meski dipepet seni lukis, seni patung, seni instalasi hingga seni multimedia. Inilah cikal-bakal kelahiran fotografi modern.

Sebagai sebuah media rekam gambar fotografi mampu merekam objek nyata menjadi gambar yang sangat mirip dengan aslinya. Fotografi menciptakan imaji visual lewat objek yang kompleks, hal inilah yang menjadi salah satu keunggulan fotografi di luar karya seni lainnya.

Hingga saat ini, fotografi yang berarti "melukis dengan cahaya" ini berkembang menjadi sebuah pengetahuan dan keterampilan yang diminati banyak orang. Sebagai media mengungkapkan cita-rasa seni dan sebagai media dokumentasi, fotografi saat ini kian memasyarakat.

Sejalan dengan itu, kamera sebagai alat mencipta foto juga makin mudah dioperasikan. Bahkan teknologi kamera telah memasuki ruang pribadi seseorang lewat telepon selular. Teknologi ini memungkinkan setiap orang momotret apa pun, kapan pun dan di mana pun.

Pemandangan alam yang indah, peristiwa sehari-hari, bangunan berarsitektur menarik, benda-benda dengan nilai estetika tertentu dan sebagainya adalah objek yang paling sering difoto.

Teknologi fotografi yang kian canggih membuat seseorang dalam memotret tak perlu lagi memikirkan hal-hal teknis fotografi yang dulu terkesan membingunkan. Seseorang cukup membidik objek, menekan tombol kamera, setelahnya biarkan kamera yang bekerja. Ini berlaku bagi mereka yang awan fotografi sekalipun. | *

1 Komentar:

  1. adhi mengatakan...:

    ditunggu tutorial fotografinya bro... salam.

Posting Komentar

 
IHSYAH blogwork | lihat juga BLOGSPOTISME