August 19th: World Photo Day

19 Agustus 2016 0 Komentar

The date behind World Photo Day originates from the invention of the Daguerreotype, a photographic processes developed by Joseph Nicèphore Nièpce and Louis Daguerre in 1837.
The Daguerreotype Process
On January 9, 1839, The French Academy of Sciences announced the daguerreotype process. A few months later, on August 19, 1839, the French government purchased the patent and announced the invention as a gift "Free to the World".

It should be noted that the Daguerreotype wasn't the first permanent photographic image. In 1826, Nicèphore Nièpce captured the earliest known permanent photograph known as 'View from the Window at Le Gras' using a process called Heliography.

View from the Window at Le Gras

August 19th, 1839 was chosen as the date behind World Photo Day based on the following historical merits:

- The Daguerreotype as the first practical photographic process.
- The purchase and release of the patent by the French government.

25 Tahun Internet Merubah Cara Kita Berinteraksi

9 Agustus 2016 0 Komentar

25 tahun yang lalu, 6 Agustus 1991, situs web pertama, deskripsi Tim Berners-Lee dari proyek World Wide Web, hadir untuk publik.

internet

Ahli komputer Inggris, Berners-Lee, menghadirkan ide itu saat bekerja di sebuah laboratorium fisika Swiss pada 1989. Ia meluncurkan server pertama dua tahun kemudian. Peluncuran itu tanpa perayaan.

Berners-Lee mengumumkan proyek itu pada grup Usenet, dan baru pada 23 Agustus para pengguna baru mengunjungi situs itu. Namun, peluncuran itu secara efektif menandai dimulainya web sebagai alat yang tersedia secara luas.

Lompatan besar menuju era mainstream muncul pada 1993 ketika NCSA merilis web browser pertama yang sangat populer (Mosaic) dan CERN membantu adopsinya dengan membuat software Web itu secara gratis dan open source.

Pendekatan awal Berners-Lee terhadap web lebih sebagai platform untuk kolaborasi akademik antara ahli fisika di universitas dan institusi di seluruh dunia, dan bukan sebagai sebuah revolusi. Namun, tidak ada yang menyangkal bahwa peristiwa 1991 itu menggulirkan perubahan mendasar dalam komunikasi.

Sistem pencarian informasi lain yang menggunakan internet–seperti WAIS dan Gopher–tersedia pada saat itu. Namun, kesederhanaan Web, serta fakta bahwa teknologi itu dibuat bebas royalti pada 1993, menyebabkan adopsi dan perkembangan yang cepat.

Pada akhir 1993, ada lebih dari 500 server web, dan world wide web menyumbang 1 persen dari lalu lintas Internet. Dua dekade kemudian, diperkirakan ada 630 juta situs online, demikian dikutip dari Tempo.co, Senin (8/8/2016). (*)

Mengapa Ketupat Jadi Simbol Lebaran?

7 Juli 2016 0 Komentar

Ketupat adalah makanan khas yang selalu ada di hari raya Idul Fitri, bahkan telah menjadi simbol lebaran.

ketupat

Makanan ini dibuat beras yang dibungkus anyaman pucuk daun kelapa atau daun pandan yang dirangkai berbentuk jajar genjang. Saat hendak disantap, ketupat dipadankan dengan masakan-masakan khas lebaran lain seperti opor ayam dan lain sebagainya.

Sebagai makanan khas yang selalu tersaji pada hari raya Idul Fitri, ketupat memiliki latar belakang yang cukup panjang. Makanan ini diperkirakan diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga saat Islam masuk ke tanah Jawa.

Seorang dari sembilan wali ini membudayakan dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah lebaran Idul Fitri. Pada hari yang disebut Bakda Kupat di tanah Jawa waktu itu, hampir setiap rumah terlihat menganyam ketupat dari daun kelapa muda.

Setelah selesai dimasak, kupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, menjadi sebuah lambang kebersamaan. Menurut para ahli, sebuah ketupat memiliki beberapa makna, yakni;

- Rumitnya anyaman bungkus ketupat ini mencerminkan berbagai macam kesalahan manusia.
- Nasi yang putih sebagai isi ketupat mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari segala kesalahan.
- Bentuk ketupat mencerminkan kesempurnaan, dihubungkan dengan kemenangan umat Muslim setelah sebulan berpuasa dan merayakan hari yang fitri.
- Kupat biasanya dihidangkan dengan lauk yang bersantan, dalam pantun jawa disebutkan; "kupat santen" atau kula lepat nyuwun ngapunten (mohon maaf, jika saya salah).
- Penggunaan janur sebagai kemasan juga memiliki makna tersembunyi. Janur dalam bahasa Arab berasal dari kalimat "jaa a al-nur" bermakna telah datang cahaya. Sedangkan masyarakat Jawa mengartikan janur dengan "sejatine nur" (cahaya) atau dalam arti yang lebih luas berarti keadaan suci manusia setelah mendapatkan pencerahan cahaya Ramadan.

Selain itu, ketupat juga erat dengan tradisi jawa menuju tanggal 1 Syawal. Ketupat atau kupat dapat diartikan dengan "laku papat" atau empat tindakan, yakni lebaran, luberan, leburan,dan laburan.

- Lebaran beraal dari kata lebar yang berarti selesai, dimaksudkan bahwa 1 Syawal adalah tanda selesainya menjalani puasa.
- Luberan berarti melimpah, ibarat air dalam tempayan, isinya melimpah, sehingga tumpah ke bawah. Simbol yang memberikan pesan untuk memberikan sebagian harta kepada fakir miskin, yaitu sedekah dengan ikhlas seperti tumpahnya/lubernya air dari tempayan.
- Leburan adalah bahwa semua kesalahan dapat lebur (habis) dan lepas serta dapat dimaafkan pada hari tersebut.
- Laburan dari kata labur (kapur) adalah bahan untuk memutihkan dinding. Simbol yang memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan diri lahir dan batin. Sehingga setelah melaksanakan leburan (saling memaafkan) mesti selalu menjaga sikap dan tindak yang baik, sehingga dapat mencerminkan budi pekerti yang baik. Begitulah asal mula ketupat jadi simbol lebaran. (*)


Sekarang Taksi Blue Bird Bisa Dipesan Online

16 Juni 2016 1 Komentar

Sebuah tautan melintas di beranda akun saya di facebook, tautan itu tentang aplikasi My Blue Bird versi terbaru. Penasaran, saya pun mengunjungi tautan tersebut.

"Tahukah kamu kalau aplikasi My Blue Bird sekarang punya 6 fitur baru? Download aplikasinya di sini mybb.bluebirdgroup.com dan nikmati fitur-fitur terbaru kami..."
- Facebook Blue Bird Group -



Aplikasi ini diluncurkan sebagai jawaban atas survei yang diadakan Blue Bird secara online dan offline, menjadi bagian dari proses peningkatan pelayanan.

Blue Bird menyadari bahwa masyarakat saat ini menginginkan aplikasi yang mudah dalam mengakses layanan transportasi umum, terutama taksi. Seiring dengan perkembangan zaman, Blue Bird pun melakukan berbagai inisiatif dengan pendekatan multi-channel access.

Aplikasi My Blue Bird versi terbaru ini dilengkapi dengan enam fitur, yakni;

1. Advance & Multiple Booking - Memesan taksi sesuai waktu yang diinginkan dan memesan lebih dari 1 taksi pada saat bersamaan.

2. See Nearby Taxi- Melihat jumlah taksi yang tersedia di titik penjemputan.

3. Driver Rating - Memberikan apresiasi dalam bentuk rating kepada pengemudi. 

4. Share My Journey - Membagikan lokasi ke orang-orang terdekat. 

5. Tracking System & Call Driver - Memonitor keberadaan pengemudi dan melakukan komunikasi langsung untuk memastikan keberadaaanya. 

6. Fare Estimation & E-Receipt - Memperkiraan tarif yang akan dibayar sebelum berangkat dan mendapatkankan struk melalui email.

Setelah membaca ulasan tersebut, saya menilai fitur-fitur dalam aplikasi ini sangat menarik, sebab telah sejalan perkembangan era digital saat ini. Saat aktivitas keseharian masyarakat ditopang komunikasi seluler berbasis online.

Bagi saya, ada empat diantara enam fitur tersebut yang membuat pengguna jasa Blue Bird merasakan kemudahan, yakni fitur 'Advance & Multiple Booking', mengerti kebutuhan masyarakat sebagai pengguna taksi agar dapat mengatur pemesanan, sesuai jadwal bepergian.

Kemudian fitur 'See Nearby Taxi', membuat pengguna jasa taksi tak perlu ragu akan ketersediaan armada, terutama pada jam-jam tertentu. Misalnya pada jam sibuk dan tengah malam. Dengan fitur ini, pengguna taksi dapat memastikan ketersediaan taksi di jalan.

Lalu fitur 'Share My Journey', membuat pengguna taksi membagikan lokasi kepada orang-orang terdekatnya, memberikan jaminan keamanan. Selain berguna untuk menghindari salah arah, terutama bagi penumpang yang baru mengunjungi suatu tempat. Fitur ini akan menghilangkan kecurigaan diajak 'mutar-mutar' oleh pengemudi.

Selanjutnya fitur 'Fare Estimation & E-Receipt', membantu pengguna taksi yang berasal dari luar kota dalam memperkiraan tarif yang akan dibayar. Saya misalnya, saat berada di Jakarta, menjadi hal yang penting untuk untuk mengetahui tarif taksi dari satu tempat ke tempat lain, agar saya bisa merencanakan pengeluaran.

Meski kemudahan dalam memesan taksi ada pada ada empat fitur tersebut, namun dua fitur lainnya menjadikan aplikasi ini semakin menarik.

'Tracking System & Call Driver' untuk menjalin komunikasi personal dengan pengemudi dan memastikan keberadaaannya, membuat pengguna tidak ragu dalam menunggu datangnya armada taksi yang telah dipesan. Hal ini akan menumbuhkan kepercayaan terhadap layanan Blue Bird.

'Driver Rating' untuk mengajak pengguna memberikan apresiasi dalam bentuk rating kepada pengemudi. Rating tersebut menjadi acuan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Rating itu juga untuk memastikan perjalanan dengan Blue Bird akan selalu nyaman dan menyenangkan.

Selain keenam fitur yang telah tersedia itu, rencana ditambahkannya beberapa fitur lagi akan menjadikan aplikasi ini makin diandalkan.

'Easy Ride' akan memanjakan penumpang yang menyetop taksi di jalan untuk bisa membayar via aplikasi. 'Cashless' atau pembayaran non-tunai makin memudahkan penumpang dalam pembayaran, terutama karena mereka tak perlu lagi menunggu dan menghitung uang kembalian. 'eVoucher' dan 'Promosi' merupakan cara memanjakan penumpang, menjadi daya tarik bagi pelanggan.

Kehadiran fitur-fitur yang beragam dan sesuai kebutuhan masyarakat akan membuat aplikasi My Blue Bird versi terbaru makin digemari.

Akhirnya dengan aplikasi ini, akan semakin mempermudah akses penumpang terhadap taksi Blue Bird sebagai perusahaan taksi yang besar, dengan ketersediaan armada yang mencapai puluhan ribu dan reputasi yang terpercaya. (*)

Sebutan 'Daeng' dalam Tradisi Bugis-Makassar

24 Mei 2016 0 Komentar

Sebutan 'Daeng' dalam tradisi Bugis-Makassar merupakan bentuk pelestarian adat-budayanya. Masyarakat umum sering memberikan julukan tersebut kepada setiap orang perantauan dari suku Bugis-Makassar.

Daeng

Dalam tradisi budaya Bugis-Makassar, sebutan Daeng pada dasarnya hampir sama dari unsur pengidentifikasiannya, namun sedikit berbeda dalam penerapannya.

Mengutip rappang.com, dalam bahasa Bugis, kata Daeng berarti kakak. Kata ini pada umumnya disematkan untuk orang yang lebih tua, misalnya seorang adik yang memanggil saudara yang lebih tua, digunakan dalam lingkup keluarga yang sudah saling mengenal.

Sedangkan dalam kebudayaan Makassar, kata Daeng selain sebagai sapaan kepada orang yang lebih tua, juga berfungsi sebagai nama tambahan (nickname), selain nama kandung yang sudah dibawa sejak aqiqah.

Suku Bugis mengenal 3 strata sosial, yaitu Arung (bangsawan kasta tertinggi), To Maradeka (masyarakat umum) dan Ata (budak). Dalam penempatan kata 'Daeng' sebagai identifikasi strata maka golongan To Maradeka yang familiar menggunakan julukan tersebut.

Sedangkan suku Makassar mengenal 4 stratafikasi sosial, yaitu Kare (tokoh Religi), Karaeng (Raja atau bangsawan), Daeng (kalangan pengusaha) dan Ata (budak).

Maka sebutan Daeng pada hakikatnya memiliki beragam makna jika dilihat dari penyatuan tradisi ini, yaitu: Daeng berasal dari kata Makassar; 'Pa’doangeng' yang berarti  untuk 'doa' dan harapan, yang kemudian terucap menjadi 'Paddaengang'.

Daeng merupakan simbol penghambaan dari nama Tuhan. Daeng merupakan penegasan sebagai seorang dari golongan Bangsawan. Daeng merupakan gelar untuk seorang yang dijadikan panutan karena keberanian, kejujuran dan kepintarannya.

Daeng diberikan untuk seorang yang berjasa dan biasanya gelar yang diberi sesuai dengan keadaan orang itu, misalnya ada orang Amerika yang diberi gelar Daeng Rate. Rate berarti tinggi karena kebetulan memang orangnya memiliki fisik yang tinggi.

Dalam tradisi Bugis-Makassar, nama 'Paddaengang' (pemberian gelar Daeng) atau Karaeng diberikan oleh orang tua kepada anaknya dengan merujuk nama-nama Paddaengang milik orang-orang tua mereka atau kerabat dekat dalam keluarga mereka. Nama Paddaengang tidak pernah dibuat baru karena merujuk dari silsilah keluarga.

Dalam perkembangannya saat ini, sebutan 'Daeng' mengalami distorsi dalam interaksi sosial. Nama "Paddaengang' dianggap ketinggalan jaman dan tidak modern. Generasi yang lebih muda akhirnya mengalami pergeseran dan kesalahan pemahaman atas makna gelar Daeng dikarenakan penggunaannya yang lebih bersifat umum.

Pengayuh becak, pedagang sayur dan ikan keliling serta beberapa pelaku industri non formil lainnya biasa disapa dengan panggilan Daeng, sehingga banyak orang menganggap kalau sebutan Daeng berasosiasi kepada mereka yang berada pada strata sosial bawah.

Jika mengacu pada tradisi Bugis-Makassar sesaui paparan di atas, maka sebutan Daeng sejatinya adalah sebuah Gelar Kehormatan. (*)

Teknik Fotografi Keren yang Patut Dikuasai Fotografer

24 April 2016 0 Komentar

Perkembangan fotografi saat ini yang didukung internet dan media sosial mendorong seseorang untuk menjadi kreatif secara visual. Hal ini menuntut setiap orang, terutama peminat fotografi, untuk mengikuti perkembangan tren fotografi ini.

Banyak orang akhirnya berlomba ingin mengambil foto dengan nuansa yang indah agar fotonya disukai orang lain, terutama saat foto tersebut dipublikasikan di akun media sosial, misalnya Instagram.

Inilah beberapa teknik fotografi keren dan patut dikuasai oleh peminat fotografi, sebagaimana kami dipaparkan oleh titikfokuskamera.com:

1. Fotografi Pinhole

teknik fotografi

Teknik ini mengajak para peminat fotografi untuk memahami 'teori dasar fotografi'. Sebelum kamera modern ditemukan dan memotret hanya dengan mudah, fotografi pinhole atau fotografi lubang jarum mengabadikan objek melalui tangkapan cahaya alami. Teknik ini, mengutamakan pengamatan pada objek secara lebih teliti sebab pengaturan pencahayaan dan komposisi dilakukan sendiri. Fotografi Pinhole lebih menantang dengan hasil foto yang berkesan klasik.

2. Monokrom Berwarna 

teknik fotografi

Jika foto monokrom selama ini identik dengan hitam-putih, dalam teknik fotografi monokrom berwarna tidak berlaku hal-hal ini. Monokrom berwarna memadukan hitam dengan satu warna lainnya yang bukan warna putih maupun abu-abu. Misalnya memainkan tone grayscale dengan tepat, komposisi foto pun bakal langsung tampak lain dari biasanya.

3. Fotografi Hitam Putih Kental

teknik fotografi

Fokus pada warna hitam dan putih saja untuk galeri foto di media sosial juga adalah jalan pintas buat mendapatkan perhatian, selama menawarkan kisah dramatis yang didukung dengan panorama alam yang tak biasa. Berbeda dengan fotografi hitam putih lainnya, teknis hitam putih kental ini lebih menekankan pada gradasi warna hitam yang dominan.

4.  Fotografi Refleksi

teknik fotografi

Dalam fotografi, ini bukan hal baru. Selain dapat dilakukan secara alami, fotografi refleksi juga dapat dilakukan melalui aplikasi editan foto yang banyak beredar sekarang, diantaranya aplikasi yang menciptakan efek mirror. Namun, ada sensasi tersendiri jika mampu menghasilkan foto refleksi tanpa bantuan aplikasi. Cari objek yang bisa memantulkan refleksi objek lainnya dan lihat apa yang terefleksi di dalamnya.

5. Fotografi Tilt-Shift

teknik fotografi

Memotret skala juga menjadi pilihan untuk menciptakan foto-foto unik. Menentukan skala dalam fotografi akan bergantung pada perspektif yang ada di dalamnya. Saat skala ini dengan sengaja diganggu, maka akan tercipta fotografi tilt-shift yang memainkan perhitungan skala yang dikenal oleh mata, sehingga memunculkan ukuran baru yang unik. Mungkin, fotografi tilt-shift agak susah dikuasai, tapi dengan banyak latihan, hasil  fotonya akan menambah keren galeri foto online.

6. Fotografi Timelapse

teknik fotografi

Lawan langsung dari fotografi high-speed atau kecepatan tinggi adalah foto yang diatur dalam speed yang sangat lambat sehingga terjadi blur karena berusaha menangkap pergerakan objek dalam tempo lambat. Timelapse dapat membantu mengurutkan berbagai momen dan menciptakan momen baru yang diabadikan jadi satu. Teknik fotografi ini dapat diawali dengan memahami light painting atau melukis dengan cahaya.

Ayo pelajari teknik-teknik fotografi keren di atas dan buat galeri foto makin keren! (*)

Ini Langkah Penting Sebelum Memotret Gerhana Matahari

7 Maret 2016 0 Komentar

GERHANA Matahari pada 9 Maret 2016 menjadi momen langka bagi para fotografer. Meski tidak semua daerah di Indonesia bisa melihat gerhana matahari total, setidaknya ada gerhana matahari sebagian yang juga menarik untuk diabadikan.

istockphoto

Namun, ada beberapa hal penting diperhatikan sebelum memotret gerhana matahari. Mulai dari bahaya cahaya matahari saat gerhana hingga peralatan yang digunakan. Fotografer dan blogger Nasim Mansurov melalui photographylife.com memberikan beberapa tips penting berikut ini:

1. Cegah bahaya melihat langsung dari view finder

Jangan melihat langsung ke arah matahari dengan mata telanjang, apalagi melalu viewfinder karena objek mengalami pembesaran. Pantauan dengan viewfinder tanpa filter UV dan filter apapun dapat menimbulkan kebutaan. Cara yang paling aman adalah membeli kacamata khusus gerhana matahari sekarang. Tapi jika tidak ada, dua cara berikut ini bisa dilakukan.

- Buatlah kamera lubang jarum (pinhole camera) atau proyektor

Membuat kamera pinhole sangat sederhana. Ambillah dua kartu, buatlah satu lubang kecil di salah satu kartu, lalu tempatkan kartu tersebut di atas kartu lainnya sejajar ke arah matahari. Gambar matahari akan terproyeksikan melalui lubang jaruh dan jatuh di kartu kedua.

- Pakai fasilitas liveview/LCD

Metode kedua adalah memantau matahari melalu LCD kamera. Tapi, sebelum menggunakannya, tempatkan filter ND yang kuat dengan kerapatan tinggi di ujung lensa. Lalu gunakan fasilitas liveview untuk melihat matahari.

Dalam kondisi ini, pemotret dianjurkan untuk menggunakan manual exposure agar bisa menurunkan exposure di bawah normal (-) dan meningkatkan shutter speed. Namun, jika filter ND yang dipakai tidak cukup kuat, cahaya matahari saat gerhana bisa membahayakan kamera.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah penggunaan liveview lebih dari 1-2 menit bisa membuat sensor kamera mengalami overheated.

2. Memotret sekitar

Salah satu hal perlu diputuskan sebelum memotret adalah mengambil seluruh momen (kronologi) gerhana, atau hanya memotret gerhananya, utamanya jika gerhana matahari total atau cincin. Nasim merekomendasikan fotografer untuk mendokumentasikan proses gerhana dari awal hingga akhir.

Jadi, kita bisa memperoleh dokumentasi setiap fase gerhana. Jika bisa mendapatkan seluruh gambar dari setiap fase gerhana, kita bisa membuat montage (montase) dengan mengombinasikan gambar-gambar itu sebagai sebuah kronologi.

3. Perlengkapan kamera

Saat memotret gerhana mataheri, peralatan yang dipakai sangat menentukan hasil. Menggunakan lensa tanpa filter sangat tidak disarankan karena cahaya matahari terlalu terang, khususnya pada gerhana matahari sebagian. Gambar yang dihasilkan berpotensi overexposure, bahkan dengan aperture paling kecil (f/22) dan ISO terendah sekalipun.

Karena itu, penggunaan filter ND yang kuat bisa memblok sebagian besar sinar matahari dan memungkinkan pemotret menggunakan apertur lebih besar. Jika satu filter tak cukup, pemotret bisa menggunakan dua filter sekaligus.

4. Setting kamera

- Tempatkan kamera di tripod.
- Atur ISO terendah, misalnya 100
- Pilih menu manual
- Mulai dengan shutter speed tercepat, misal 1/8000
- Mulai dengan aperture agak kecil, f/8, lalu turunkan jika shutter speed-nya dirasa masih terlalu tinggi. Jika masih juga terlalu terang (overexposed), gunakan filter ND yang lebih tebal.
- Shutter speed yang terlalu rendah bisa menyebabkan efek goyang, jadi disarankan pakai shutter speed 1/500 to 1/8000, tergantung fase gerhana dan terang-gelapnya matahari.

5. Fokus dan akurasi

Meskipun objeknya jarak jauh, memotret gerhana harus akurat. Sejak banyak lensa memungkinkan fokus yang melampaui angka “tak terbatas”, mendapatkan fokus yang tepat untuk objek jarak jauh harus teliti. Disarankan, ambil satu gambar dan periksa hasilnya di LCD apakah sudah cukup tajam hasilnya.

6. Komposisi

Komposisi dalam memotret gerhana matahari tak hanya melulu gambar cincin api dan matahari berbentuk sabit. Misalnya, kita bisa memasukkan awan ke dalam frame. [*]

Inilah Tiga Pertanyaan Utama Fotografi

21 Februari 2016 0 Komentar

PAPARAN ini merupakan artikel fotografi di Harian Kompas. Dalam artikel itu disebutkan, ada tiga pertanyaan yang paling sering diajukan dalam dunia fotografi saat ini.

diskusi fotografi

Ketiga pertanyaan itu adalah; pertama, apa merek kamera terbaik? Kedua, kalau saya mau menekuni fotografi, kamera apa yang cocok saya beli sekarang? Ketiga, berapa lama waktu yang diperlukan untuk belajar fotografi dari nol sampai mahir?

Ketiga pertanyaan tersebut dianggap sebagai pertanyaan utama dalam fotografi. Maka menjawab ketiga pertanyaan itu sungguh sulit karena yang bertanya sesungguhnya memang belum tahu sedikit pun akan dunia yang akan mereka masuki, yaitu fotografi.

Apa Merek Kamera Terbaik? 

Jawaban atas pertanyaan pertama ini adalah, tidak ada! Tidak ada kamera yang lebih baik daripada kamera lain saat ini. Kalau ada, pasti kamera itu saja yang dibeli orang. Tiap merek kamera yang beredar di pasaran pasti punya keunggulan di bandingkan dengan kamera lain sehingga bisa bertahan. Sebaliknya, sebuah kamera pasti juga punya kekurangan dibandingkan dengan lainnya.

Dalam membeli sebuah kamera, kita bukan mencari yang terbaik, melainkan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita saat membelinya.

Hal yang pasti adalah jangan pernah membeli kamera tanpa garansi. Beda harga antara kamera bergaransi dan tidak, tidaklah terlalu banyak. Sementara kalau kamera tanpa garansi sampai rusak, ongkos reparasinya sungguh besar. Kadang sampai sekitar setengah dari harga barunya.

Pedoman lain dalam membeli kamera adalah pilih yang sudah banyak dipakai orang lain di sekitar Anda untuk kemudahan mendapatkan berbagai aksesorinya.

Kamera Apa yang Cocok Saya Beli Sekarang?  

Kemudian, menjawab pertanyaan kedua ini sesungguhnya menjawab penjabaran dari pertanyaan pertama tadi. Orang yang melontarkan pertanyaan kedua ini sesungguhnya ingin punya kamera bagus, tetapi ingin seirit mungkin dalam mengeluarkan uang.

Saat ini, belajar fotografi tak ada hubungannya dengan mahal murahnya kamera. Mahal murahnya kamera membedakan mutu foto yang dihasilkan manakala akan dicetak sebesar-besarnya.

Untuk bisa belajar fotografi dengan baik cuma diperlukan sebuah kamera digital yang bisa dipakai manual dan bisa dipakai otomatis sekaligus.

Akan tetapi, sebenarnya fotografi saat ini sudah jauh bergeser. Kemampuan teknis sudah menjadi bonus semata. Dengan telepon genggam pun orang bisa memotret dengan baik. Otomatisasi dalam fotografi sudah membawa orang kepada sebuah kemudahan dalam menghasilkan gambar.

Sesungguhnya, dalam fotografi saat ini yang penting adalah bisa menghasilkan gambar yang benar dari sisi komposisi, sudut pemotretan, dan dari segi pemaknaannya.

Memakai otomatis sudah bukan masalah yang memalukan. Ini ibarat dengan sepeda motor yang ada saat ini. Sarana pergantian gigi otomatis sudah menjadi umum. Sangat banyak orang yang bisa mengendarai sepeda motor, tetapi hanya bisa yang otomatis. Sepeda motor dengan pergantian gigi manual, bahkan yang memakai kopling menjadi hal sulit bagi sebagian pengendara sepeda motor saat ini.

Dalam dunia fotografi saat ini, Anda bisa belajar fotografi sampai ke teknik terdalamnya (walau tidak akan terpakai kalau untuk keperluan dokumentasi sehari-hari semata), atau sekadar belajar bagaimana bisa merekam kejadian yang ada dengan baik.

Membeli kamera saku atau bahkan cuma kamera telepon genggam, bukanlah masalah kalau kebutuhan Anda hanya untuk merekam apa yang dilihat sehari-hari.

Kebutuhan akan kamera yang khusus adalah untuk menjawab tingkat kerja yang khusus. Untuk belajar fotografi tidak harus memakai kamera DSLR, walaupun kalau memakai DSLR memang membuka peluang untuk hasil yang lebih baik. Akan tetapi, tidak boleh dilupakan kenyataan bahwa DSLR lebih berat dan lebih besar.

Kalau Anda belum terlalu tergila-gila fotografi, beban kamera DSLR bisa menghentikan antusiasme Anda dalam memulai kegemaran fotografi ini. Anda baru mulai belajar fotografi? Cobalah mulai dengan kamera saku terlebih dahulu.

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan untuk Belajar Fotografi dari Nol sampai Mahir? 

Menjawab pertanyaan ketiga ini, kita harus memberikan ibarat kepada yang sedang bertanya. Memotret ibarat memasak. Apa definisi Anda untuk mahir memasak?

Orang mungkin bisa menjadi koki yang sangat terkenal di sebuah hotel internasional dan dibayar mahal untuk masakan yang dihasilkannya. Akan tetapi, koki itu mungkin tidak bisa memasak masakan Jawa.

Demikian pula, koki itu mungkin gamang kalau disuruh memasak dengan kompor minyak tanah, misalnya. Dia juga tidak tahu harus membeli bahan masakan di mana karena selama ini semua sudah disediakan timnya.

Demikian pula dalam fotografi. Orang mungkin bisa mahir sekali memotret di dalam studio. Akan tetapi, mungkin dia jadi bodoh manakala harus memotret aneka serangga di museum biologi. Dia juga jadi bodoh manakala harus memotret aktivitas gunung berapi, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

Dalam dunia fotografi, istilah mahir hanyalah kulit. Di dalam badan seorang fotografer yang disebut mahir, sesungguhnya banyak lubang-lubang ketidakmahiran juga.

Jadi, manakala Anda ingin masuk di level mahir dalam fotografi, sesungguhnya Anda harus menentukan dulu mahir di bidang apa. Tekunilah bidang itu sampai Anda merasa di atas rata- rata orang yang melakukan bidang yang sama. Lalu, jika tenaga memang memungkinkan, Anda bisa mulai merambah sisi fotografi yang lain. Misalnya, setelah mahir memotret model, Anda bisa menekuni fotografi lanskap, lalu fotografi makro, dan sebagainya.

Sampai kapan? Sampai Anda merasa cukup!

Jual Fotomu di Website Stock Photography Ini

8 Maret 2015 1 Komentar

JIKA kamu hobi fotografi, ada cara menghasilkan uang dari internet. Kamu bisa menjual foto-fotomu melalui website stock photography. Beragam foto-foto bisa ditawarkan dalam sejumlah website tersebut.

istockphoto

Daripada sekadar membagikan foto-fotomu di akun jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path atau lainnya, alangkah baiknya jika bisa mendapat penghasilan dari foto itu.

Banyak individu, bisnis atau perusahaan seperti majalah, biro iklan, desainer web, maupun seniman grafis memanfaatkan situs-situs stock photography untuk mencari foto. Alasannya, lebih hemat biaya daripada harus membayar jasa fotografer profesional.

Namun perlu diperhatikan beberapa hal untuk memulai menghasilkan uang dari jual foto online, diantaranya daftar di banyak situs bursa fotografi, untuk mendapatkan eksposur yang maksimal untuk foto kamu.

Selalu mengirimkan foto ke dalam kategori yang tepat, karena jika salah memilih kategori akan ditolak atau tidak diperhatikan. Pastikan bahwa foto-foto tersebut benar-benar hasil karyamu sendiri untuk menghindari pelanggaran hak cipta. Berikut ini sejumlah website stock photography populer itu;

123RF (http://www.123rf.com)
Website jual beli foto ini juga sangat populer. Komisi member bisa mencapai 60% dari harga yang jual. Juga ada komisi sebesar %0.43 untuk setiap unduhan terlanggan. Soal cara pembayarannya pun lebih nyaman, karena mendukung hampir semua metode pembayaran.

ALAMY (http://www.alamy.com)
Ini yang paling ramah. Member mendapat royalti sampai 60% dari foto-foto miliknya. Website ini yang memberi royalti paling tinggi, yang juga menguntungkan adalah member juga masih boleh menjual foto yang sama ke situs jual beli foto yang lain.

BIGSTOCKPHOTO (http://www.bigstockphoto.com)
Setiap foto member yang didownload, akan mendapatkan uang sekitar $0.50 hingga $1.00. Tetapi untuk download spesial (foto digunakan untuk suatu produk), member bisa mendapatkan $60 per foto.

FOTOLIA (http://fotolia.com)
Dengan mengupload foto ke Fotolia, member bisa dengan mudah menyajikan foto ke jutaan calon pembeli dari seluruh dunia dengan mudah. Fotolia menyediakan beberapa aplikasi untuk lisensi pembelian. Untuk setiap foto yang terjual member akan menerima royalti berdasarkan tipe berlangganan pembeli. Pendapatan sebesar 20% sampai 60% untuk penjualan setiap foto yang didownload dan komisi sebesar 0.25 sampai 0.40 kredit untuk download oleh pelanggan.

FREEDIGITALPHOTOS (http://www.freedigitalphotos.net)
Website yang satu ini bahkan berani memberi membernya komisi sebesar sampai 70% untuk setiap foto yang terdownload. Harga setiap foto akan mulai dari $3 per download.

IMAGEKIND (http://www.imagekind.com)
Website otomatis akan menetapkan harga dasar dari karya foto setiap member. Dari situ, member bisa menentukan mark-up atau harga jual akhir kepada calon pembeli.

ISTOCKPHOTO (http://www.istockphoto.com)
Website ini dapat disebut sebagai situs jual beli foto online tertua dan paling populer. Setiap setiap foto yang didownload, member bisa mendapat komisi sampai 15%. Bahkan jika menjadi exclusive contributor, komisi yang didapat sebesar 45%. Nah, jika earning sudah mencapai $100, maka member bisa meminta pembayaran. Pembayaran bisa melalui cek, paypal, money bookers, deposit langsung atau master card. Website ini tidak hanya menjual foto, tapi juga ilustrasi, audio dan video.

PHOTOSTOCKPLUS (http://www.photostockplus.com)
Di website ini member dapat menentukan harga fotonya sendiri atau bisa menyerahkan sepenuhnya kepada PhotoStockPlus untuk menentukan harga jual dan member menerima pembayaran sampai 85% bagi hasil dari penjualan.

PICTURESTOCK (http://www.picturestock.com)
Pada saat satu foto terjual, maka 50% untuk fotografer, 25% untuk distributor yang mereferensikan pembeli dan 25% dibagi antara Picturestock dan agensi penjualan. Jika pembeli bukan berasal dari referal, maka 50% untuk Picturestock dan agen penjualan, sisanya untuk fotografer.

SHUTTERPOINT (http://www.shutterpoint.com)
website ini menawarkkan banyak fitur untuk kepentingan fotografer termasuk formulir pengisian permohonan pembeli. Pembayarannya adalah sekitar 85% dari hasil penjualan foto.

SHUTTERSTOCK (http://www.shutterstock.com)
Website ini juga sangat populer sebagai situs tempat jual-beli foto online. Member bisa mendapatkan pendapatan antara 20% sampai 30% untuk setiap foto anda yang didownload. Ada skema pendapatan yang berbeda, ada yang langganan harian, on demand dan enhanced license.

SUPERSTOCK (https://www.superstock.com)
Website ini telah menjual gambar dan foto selama kurang lebih 20 tahun baik secara online dan offline, cukup selektif menerima hasil foto yang diajukan tetapi situs ini memiliki kredibilitas tinggi.

VEER (http://www.veer.com)
Sekali terdaftar sebagai kontributor di website ini, maka setiap kali foto member didownload, maka akan menerima royalti yang akan dibayarkan setiap pertengahan bulan, dengan nilai minimum pembayaran sebesar $100.

Nah, itulah beberapa website stock photography yang bisa dimanfaatkan untuk merubah arsip foto yang menjadi pundi-pundi uang. Tidak harus mengikuti semua website stock photography di atas, namun juga sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu tempat. Pilihlah yang sesuai dengan karya foto atau kebutuhan. (*)

Cara Ampuh Mengatasi Internet Lambat

27 Februari 2015 0 Komentar

SAAT ini internet sudah menjadi salah satu kebutuhan penting. Bukan hanya untuk mendukung pekerjaan, namun dibutuhkan juga untuk kehidupan sehari-hari. Pengguna internet pun sudah tidak terbatas lagi, dari anak-anak hingga lanjut usia.

internet

Internet sudah digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi, alat untuk mencari berbagai jenis informasi, hingga alat untuk berbisnis. Sehingga pengunaan internet diharapkan menjadi alat yang dapat mengefisienkan waktu dan mempermudah penggunanya.

Karenanya, koneksi internet yang lambat dalam mengakses data bisa menjadi hambatan dalam memanfaatkan internet. Waktu yang lama dalam memperoleh atau memberikan data akan menjadi hal yang menyebalkan.

Apalagi jika sinyal tiba-tiba terputus begitu saja, waktu mendownload data yang lama menjadi hal-hal yang ingin hindari. Nah, berikut adalah 4 langkah cara ampuh mengatasi internet lambat:

Gunakan Kabel USB
Salah satu cara ampuh dalam mempercepat koneksi internet adalah menggunakan kabel USB. Penggunaan kabel ini akan mencegah modem berhubungan langsung dengan komputer. Sehingga modem dapat ditempatkan di tempat yang lebih tinggi untuk mendapatkan sinyal yang lebih kuat. Untuk pengguna dengan receiver luar maka cobalah mengecek apakah terdapat penghalang pada receiver atau mengecek kabel-kabel penghubung.

Cari Posisi dengan Sinyal Kuat
Jika menggunakan kabel USB masih mendapat hambatan dalam koneksi internet maka pencarian tempat dengan sinyal yang lebih kuat adalah langkah yang selanjutnya. Tempat-tempat tinggi biasanya menjadi sarang dari sinyal yang kuat, misalnya lantai atas rumah atau lantai atas kampus.

Lepas Koneksi Modem untuk Sementara
Penggunaan modem yang terlalu lama juga bisa menjadi hambatan dalam mengakses internet. Hal itu dikarenakan akses data yang terlalu berat bagi modem sehingga modem akan cepat panas. Tidak membutuhkan waktu yang lama dalam melepaskan modem. Cukup satu atau setengah menit saja dan pasang kembali modem, maka sinyal koneksi akan kembali cepat.

Akses Internet pada Waktu-waktu Tertentu
Waktu yang paling ideal untuk mengakses internet adalah saat aliran data sedang tidak padat merayap. Biasanya, waktu sore sampai tengah malam adalah waktu-waktu banyak orang mengakses internet sehingga aliran data akan padat dan koneksi menjadi lamban. Jadi waktu tengah malam sampai pagi adalah waktu akses internet akan berjalan lancar.

Itulah tahapan-tahapan cara ampuh mengatasi internet lambat yang bisa dilakukan untuk mendapat akses internet yang lebih kuat. (*berbagai sumber)

 
IHSYAH blogwork | lihat juga BLOGSPOTISME